Problem update Win XP SP3 di Boot Camp
Baru baru ini saya menemukan masalah pada saat menginstall SP3 pada WIndows XP di Boot Camp. Error yang muncul ‘out of disk space’ padahal space di drive C: (folder Windows system) masih banyak. Melalui bantuan Om Google saya menemukan solusinya sebagai berikut:
Edit paramater BootDir di registry:( HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Setup). Modify nilai BootDir sesuai dengan system drive. Secara default nilai BootDir adalah D:\. Gantilah nilainya sesuai dengan system drive yang sesuai. Dalam kasus saya system drivenya adalah drive C:\.
Setelah mengganti nilai registry ini anda akan berhasil menginstall WIndows XP SP3.
Smart EVDO hadir di Denpasar
Beberapa bulan belakangan ini layanan akses internet Smart EVDO (3.5G CDMA) sudah dapat dinikmati di wilayah Denpasar dan konon sudah sampai di Singaraja. Saya sendiri mengambil paket gratis unlimited 100 hari dengan total harga 979 ribu rupiah. Dengan paket ini anda akan mendapat 1 modem CDMA ZTE AC2726 yang bisa jalan di Windows XP/Vista, MacOS dan akses internet paket platimum : download sampai 3.1 Mbps dan upload 384 Kbps.
Berikut adalah hasil uji kecepatan dari speedtest.net:
1.85 Mbps! Wow sungguh impresif ! Jujur, ini adalah hasil terbaik yang pernah saya dapatkan. Kalau anda ngga mau bermain-main dengan angka, ada cara lain yang lebih mudah untuk menetahui apakah speed internet anda cukup kenceng. Masuk saja ke situs youtube lalu mainkan salah satu videonya. Jika video yang diputar tidak putus-putus artinya speed internet anda sudah baik sekali. Dengan smart platinum dijamin anda akan puas menonton live streaming dari internet. Beberapa kerabat bahkan dapat menikmati live streaming pertandingan bola dari Liga Primer Inggris.
Namun sayang, pada hari ketiga, modem ZTE saya mati total. Saya ingat pada waktu registrasi pihak CS di Galeri Smart mengingatkan kalau ada trouble di modem harap dilaporkan ke Gelora Perkasa (GP). Saya pun membawa modem saya ke (GP). Sayangnya lagi untuk modem tidak ada penggantian langsung tetapi harus menunggu replacement dari Jakarta. Setelah 3 hari saya dihubungi pihak GP kalau modem pengganti sudah datang. Saya pun bergegas ke sana sembari membawa laptop untuk mencoba modem penngganti. Ternyata walaupun modem berhasil dikenali oleh laptop saya, saya tidak berhasil konek ke internet (baca: kirim SMS pun ngga bisa). Penasaran, saya menghubungi call center Smart di 08811223344. Pihak call center memastikan tidak ada masalah dengan kartu saya dan menyarankan saya untuk langsung menanyakan ke Galeri Smart. Karena ini Sabtu sore, tentu saja Galeri Smart sudah tutup. Oh..kenapa CSnya buka 1/2 hari saja di hari Sabtu? Di masa-masa promosi/penetrasi pasar ini bagusnya Galeri Smart bisa buka full day di hari Sabtu.
Saya ingat di minggu ini ada promosi Smart di Mal Bali Galeria. Saya pun bergegas ke sana sambil sekalian jalan-jalan. Nah..di sini saya baru mendapatkan penjelasan dari Smart bahwa setiap penggantian modem, kartu RUIM nya pun harus diganti karena keduanya ada dalam 1 paket. Dan proses penggantian ini hanya dapat dilakukan di Galeri Smart karena ada proses registrasi ulang ke sistem. Mestinya info ini juga dikethui pihak teknisi di Gelora Perkasa. Sebelumny ada juga yang mengalami masalah yang sama dan yang dicurigai yang trouble adalah modemnya. Katanya sempat gonta-ganti modem sampai 5 kali. Aduh kasiannn….
Mungkin karena iba, pihak Smart yang sedang berpromo ria di Mal Bali Galeria menghadiahi saya dengan 1 kartu RUIM prabayar dengan paket silver harian ( 5000/perhari). Terima kasih ya.
Mudah-mudahan saja modem pengganti yang saya dapat dapat bertahan lama dan tentu saja speed internetnya dapat dipertahankan. Jangan seperti provider-provider sebelumnya yang hanya kenceng di lap-lap awal saja tetapi akhirnya out of race alias tidak bisa melanjutkan pertandingan sampai finish
Update : 6 Januari 2010
Saya melakukan test lagi hari ini. Terlihat kecepatan download menjadi 1/5 dari semula. Wah, apakah trend ini akan terus berlanjut?
Mudah-mudahan Smart bisa belajar dari Telkomsel Flash. Jangan sampai pelanggan kabur semua.
Upgrade Firmware Nokia E71
Better late than never. Sebenarnya upgrade firmware untuk Nokia E71 sudah tersedia di awal tahun 2009 tetapi baru kali saya berkesempatan untuk melakukan upgrade firmware dari versi 200.21.118 ke versi 300.21.012.
Berbeda dengan proses upgrade E90, proses upgrade kali ini berjalan mulus. Dari blog yang saya baca, beberapa ada yang mengalami masalah E71nya tidak bisa distart setelah melakukan upgrade.
Bagi anda yang belum mengupgrade jangan lupa untuk membackup data-data (contacts, dll) sebelum melakukan upgrade. Anda juga membutuhkan koneksi internet yang stabil (saya menggunakan Telkomsel Flash dengan modem 3G) untuk mendownload 2 file yang cukup besar. File pertama dengan ukuran sekitar 24 MB untuk mengupdate Nokia Software updater. Setelah itu perlu mendownload file firmware sekitar 118 MB.
Setelah upgrade saya coba install Opera Mobile 10 Beta. Ini adalah Opera Mobile pertama yang tersedia untuk Symbian. Opera mobile berjalan dengan mulus di E71. Di Nokia E90 walaupun bisa diinstall tetapi ada masalah pada tampilan karakter. Fitur-fitur baru yang lain belum sempat dicoba karena keasyikan coba Opera Mobile
Opera Mobile 10 beta for Symbian S60 (updated)
Mendengar kabar bahwa Opera merilis Opera mobile 10 beta for Symbian, saya langsung saja download dan menginstall di E90. Walaupun di websitenya E90 tidak termasuk dalam daftar handphone yang disupport, saya coba saja menginstallnya dan ternyata berhasil.
Problem baru muncul ketika membuka halaman web. karakter yang muncul sangat aneh (kotak-kotak kecil). Anehnya, di artikel ini (http://www.mobilitynigeria.com/2009/11/03/try-out-opera-mobile-beta-10-for-s60-plus-screenshots/) , karakter yang muncul normal-normal saja.
Kenapa ya? Ada yang punya pengalaman sama? Ada yang punya solusinya?
Mudah-mudahan di versi non beta nanti ngga ada problem ini lagi. Sudah terlanjur cinta dengan Opera
. Saat ini di handphone ada 3 versi Opera. Opera mini 4.2, Opera mini 5 beta, dan Opera mobile 10 beta.
Hari ini saya coba lagi install Opera mobile 10 beta dari file instalasi yang saya download langsung dari handphobe. Hasilnya diluar dugaan karena sekarang tidak muncul lagi karakter2 aneh seperti sebelumnya. Screenshotnya di bawah ini:
Berkunjung ke Perpustakaan Daerah Bali
Sabtu pagi itu saya mengajak anak2 berkunjung (untuk pertama kalinya) ke Perpustakaan Daerah Bali. Perpustakaan ini dilengkapi dengan ruangan membaca khusus untuk anak-anak yang cukup luas. Ruangannya beralaskan karpet dan berpendingin udara. Sangat nyaman untuk membaca. Namun sepertinya koleksi buku dan majalahnya kurang uptodate (atau mungkin juga disimpan di tempat lain..maklum ini adalah kunjungan pertama). Pagi itu praktis hanya kami bertiga dan 1 orang petugas yang ‘menguasai’ ruangan itu. Sampai siang hanya ada tambahan satu orang ibu yang berkunjung. Kalau hari Sabtu saja sepi pengunjung bagaimana dengan hari-hari yang lainnya?
Di bagian umum tampak jajaran buku yang cukup banyak. Di ruangan ini juga ada komputer yang dilengkapi dengan aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian buku. Di ruangan ini lebih banyak yang membaca dibanding dengan ruangan baca anak-anak. Tapi jumlahnya tidak lebih dari 20 orang. Saya sempat longok ke ruangan baca referensi yang terletak persis di depan ruang baca umum. Tidak ada orang sama sekali.
Siang itu kami putuskan untuk mendaftar menjadi anggota perpustakaan. Untuk menjadi anggota anda cukup membayar 10 ribu rupiah dan mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan pas foto 2×3 sebanyak 4 buah (pas foto bisa menyusul).
Dalam perjalanan pulang saya berpikir kenapa fasilitas seperti perpustakaan ini tidak bisa mentereng seperti deretan toko-toko di seberang jalan dan pengunjungnya juga bisa sebanyak toko-toko itu. Dengan kondisi harga buku yang bagi sebagian masyarakat belum terjangkau seharusnya perpustakaan bisa menjadi alternatif dengan menyediakan buku-buku yang berkualitas dan gratis (bisa dipinjam) .Namun sepertinya kesempatan ini belum digunakan secara optimal.
Ping Test

Silakan coba ping test untuk menguji kualitas koneksi anda. Screen shot di atas adalah hasil test Telkomsel Flash paket Basic unlimited. Dapetnya Grade F, grade yang paling rendah
Tidak Bisa Berlangganan ‘National Geographic’ dari Indonesia?
Telah beberapa kali saya mendapatkan undangan via email untuk berlangganan majalah National Geographic. Sebelumnya saya memang pernah berlangganan tapi sudah berhenti sejak 2-3 tahun yang lalu. Tahun ini saya berniat untuk mulai aktif berlangganan lagi. Mengikuti link yang diberikan saya sampai ke halaman registrasi. Pada waktu mengisi kolom ‘country’ ternyata ‘Indonesia’ tidak ada ada. Biasanya muncul setelah India. Ngga apa-apalah karena di bawahnya ada link ke halaman lain kalau country/negara tidak ada dalam list.
Ternyata pada halaman yang berikutnya, Indonesia juga tidak ada dalam list country/negara ??
Hmmm, ada apa yach? Apakah ini berarti National Geographic sudah tidak bisa dibeli lagi dari Indonesia? Kalau iya, kenapa?
Promosi Nokia OVI mail
Beberapa waktu yang lalu saya mencoba (lagi) layanan email gratis dari Nokia : OVI mail karena tergiur dengan promosi hadiah yang ditawarkan di harian Kompas. Lumayan hadiah pertama senilai 10 juta rupiah. Cara mengikutinya gampang saja. Pertama anda harus punya account email di Ovi.com. Dari account email ini kirim email ke kejutan@ovi.com dengan subjek ‘Kesamber Jutaan’. Semoga anda dan saya beruntung
OVI mail mendukung sinkroniasi dengan handphone yang berbasis Symbian. Namun sampai saat ini saya belum berhasil melakukan sinkronisasi di handphone saya (E90). Langkah-langkah yang dilakukakan:
- Akses http://mail.ovi.com dari hp anda. Tentunya anda harus sudah mempunyai account OVI.
- Add device. Pada langkah ini anda masukkan jenis HP anda dan masukkan no handphone anda (saya memakai kartu halo).
- Selanjutnya akan muncul nomor pin security (4 digit) yang harus dimasukkan waktu anda membuka sms yang dikirim dari Nokia
Nah, problemnya adalah SMS ini tak kunjung tiba. Kemungkinan ini memang masih bemasalah karena di FAQ sudah ada dicantumkan bagaimana kalau SMS dari Nokia ini tidak kita terima. Karena untuk sinkronisasi diperlukan beberapa informasi yang diperlukan untuk setup awal.
Berkat bantuan om google saya menemukan contoh setting manual sinkronisasi OVI dengan handphone seperti di bawah. Namun sayangnya sampai saaat ini belum berhasil. Ada pesan error username atau password salah. Padahal saya sudah memasukkan user dan password OVI dengan benar.
Sync profile name: Ovi.com
Connection Settings
==================
Server Version: 1.2
Server ID: My Nokia Backup
Data bearer: Internet ( i use it over wifi)
Access point: Always ask (you change this if you like)
Host address: https://sync.ovi.com/services/syncml
Port: 443
User name:
Password:
Allow sync requests: Yes
Accept all sync requests: No
Network authentication : No
Contacts
Include in Sync : Yes
Database in phone: C:Contacts.cdb
Remote database:./Contact/Unfiled
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Calender
Include in Sync : Yes
Remote database:./EventTask/Tasks
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Notes
Include in Sync : Yes
Remote database:./Note/Unfiled
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Oh ya, kalau ingin menambahkan account ke aplikasi push email (saya menggunakan Seven) gunakan setting berikut:
username : alamat email ovi
Incoming Mail Server : imap.mail.ovi.com
Outgoing Mail Server : smtp.mail.ovi.com
Mengikuti Undangan FGD Kompas
Pada hari Sabtu sore tanggal 5 September kemarin saya kebetulan mendapat undangan dari KOMPAS untuk mengikuti Forum Group Discussion (FGD) pembaca koran Kompas di Denpasar. .Ketika saya tanyakan bagaimana proses pemilihan pesertanya, Pak Titus dari perwakilan Kompas yang sekaligus memimpin diskusi ini menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan oleh tim riset pemasaran Kompas. Saya pun pada awalnya agak curiga jangan-jangan ini model baru penipuan melalui telepon yang memang marak belakangan ini. Terus terang saya tidak pernah menyampaikan nomor handphone saya ke Kompas. Pada waktu mulai berlangganan pun saya tidak memberikan nomor hp saya.
Pada waktu saya datang acara sudah dimulai. Saya memang datang terlambat datang sekitar 45 menit. Rupanya pada waktu saya belum datang ada acara perkenalan diri dari masing-masing peserta yang jumlahnya sekitar 10 orang. Berhubung acara ini bertepatan dengan bulan puasa, acara diskusi baru dimulai setelah break buka puasa. Pada saat acara buka bersama ini saya sempat ngobrol dengan peserta diskusi yang lain yang ternyata profesinya cukup beragam. Ada yang berprofesi sebagai guru, dosen, pegawai pemerintah, pegawai swasta, dokter dan yang lainnya.
Kurang lebih jam 7 malam acara diskusi sesi kedua dilanjutkan. Topik diskusi yang pertama adalah berbagi pengalaman tentang awal mula kita mengenal/membaca Kompas. Hampir sebagian besar peserta telah membaca Kompas lebih dari 10 tahun. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang hal-hal yang positif tentang Kompas dan hal-hal yang negatif tentang Kompas. Salah satu kekurangan dari Kompas yang disampaikan oleh peserta adalah minimnya content lokal (seperti Radar Bali di Jawa Pos). Sebagai informasi, mulai bulan April lalu, Kompas sudah melakukan cetak jarak jauh untuk Bali. Hal lain yang juga banyak dikeluhkan oleh peserta adalah menurunnya kualitas waktu pengantaran koran. Kalau pada waktu-waktu awal, koran sudah sampai di rumah antara jam 6 – 7 pagi, akhir-akhir ini seringkali datangnya setelah jam 8 pagi. Hal ini sangat disayangkan karena sebagian besar pembaca adalah pekerja kantoran yang biasanya berangkat kerja sebelum jam 8 pagi. Ini masukan yang cukup berharga untuk meningkatkan kinerja agen Kompas di Bali.
Walaupun de facto Kompas adalah koran nasional terbesar di Indonesia tapi upaya untuk mengenal lebih dekat selera konsumen dengan melakukan forum diskusi ini ataupun dengan cara-cara lain rasanya memang perlu dilakukan apalagi saat ini media cetak mendapat gempuran dari media pemberitaan online (Internet).






