Opera Mobile 10 beta for Symbian S60
Mendengar kabar bahwa Opera merilis Opera mobile 10 beta for Symbian, saya langsung saja download dan menginstall di E90. Walaupun di websitenya E90 tidak termasuk dalam daftar handphone yang disupport, saya coba saja menginstallnya dan ternyata berhasil.
Problem baru muncul ketika membuka halaman web. karakter yang muncul sangat aneh (kotak-kotak kecil). Anehnya, di artikel ini (http://www.mobilitynigeria.com/2009/11/03/try-out-opera-mobile-beta-10-for-s60-plus-screenshots/) , karakter yang muncul normal-normal saja.
Kenapa ya? Ada yang punya pengalaman sama? Ada yang punya solusinya?
Mudah-mudahan di versi non beta nanti ngga ada problem ini lagi. Sudah terlanjur cinta dengan Opera
. Saat ini di handphone ada 3 versi Opera. Opera mini 4.2, Opera mini 5 beta, dan Opera mobile 10 beta.
Berkunjung ke Perpustakaan Daerah Bali
Sabtu pagi itu saya mengajak anak2 berkunjung (untuk pertama kalinya) ke Perpustakaan Daerah Bali. Perpustakaan ini dilengkapi dengan ruangan membaca khusus untuk anak-anak yang cukup luas. Ruangannya beralaskan karpet dan berpendingin udara. Sangat nyaman untuk membaca. Namun sepertinya koleksi buku dan majalahnya kurang uptodate (atau mungkin juga disimpan di tempat lain..maklum ini adalah kunjungan pertama). Pagi itu praktis hanya kami bertiga dan 1 orang petugas yang ‘menguasai’ ruangan itu. Sampai siang hanya ada tambahan satu orang ibu yang berkunjung. Kalau hari Sabtu saja sepi pengunjung bagaimana dengan hari-hari yang lainnya?
Di bagian umum tampak jajaran buku yang cukup banyak. Di ruangan ini juga ada komputer yang dilengkapi dengan aplikasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian buku. Di ruangan ini lebih banyak yang membaca dibanding dengan ruangan baca anak-anak. Tapi jumlahnya tidak lebih dari 20 orang. Saya sempat longok ke ruangan baca referensi yang terletak persis di depan ruang baca umum. Tidak ada orang sama sekali.
Siang itu kami putuskan untuk mendaftar menjadi anggota perpustakaan. Untuk menjadi anggota anda cukup membayar 10 ribu rupiah dan mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan pas foto 2×3 sebanyak 4 buah (pas foto bisa menyusul).
Dalam perjalanan pulang saya berpikir kenapa fasilitas seperti perpustakaan ini tidak bisa mentereng seperti deretan toko-toko di seberang jalan dan pengunjungnya juga bisa sebanyak toko-toko itu. Dengan kondisi harga buku yang bagi sebagian masyarakat belum terjangkau seharusnya perpustakaan bisa menjadi alternatif dengan menyediakan buku-buku yang berkualitas dan gratis (bisa dipinjam) .Namun sepertinya kesempatan ini belum digunakan secara optimal.
Ping Test

Silakan coba ping test untuk menguji kualitas koneksi anda. Screen shot di atas adalah hasil test Telkomsel Flash paket Basic unlimited. Dapetnya Grade F, grade yang paling rendah
Tidak Bisa Berlangganan ‘National Geographic’ dari Indonesia?
Telah beberapa kali saya mendapatkan undangan via email untuk berlangganan majalah National Geographic. Sebelumnya saya memang pernah berlangganan tapi sudah berhenti sejak 2-3 tahun yang lalu. Tahun ini saya berniat untuk mulai aktif berlangganan lagi. Mengikuti link yang diberikan saya sampai ke halaman registrasi. Pada waktu mengisi kolom ‘country’ ternyata ‘Indonesia’ tidak ada ada. Biasanya muncul setelah India. Ngga apa-apalah karena di bawahnya ada link ke halaman lain kalau country/negara tidak ada dalam list.
Ternyata pada halaman yang berikutnya, Indonesia juga tidak ada dalam list country/negara ??
Hmmm, ada apa yach? Apakah ini berarti National Geographic sudah tidak bisa dibeli lagi dari Indonesia? Kalau iya, kenapa?
Promosi Nokia OVI mail
Beberapa waktu yang lalu saya mencoba (lagi) layanan email gratis dari Nokia : OVI mail karena tergiur dengan promosi hadiah yang ditawarkan di harian Kompas. Lumayan hadiah pertama senilai 10 juta rupiah. Cara mengikutinya gampang saja. Pertama anda harus punya account email di Ovi.com. Dari account email ini kirim email ke kejutan@ovi.com dengan subjek ‘Kesamber Jutaan’. Semoga anda dan saya beruntung
OVI mail mendukung sinkroniasi dengan handphone yang berbasis Symbian. Namun sampai saat ini saya belum berhasil melakukan sinkronisasi di handphone saya (E90). Langkah-langkah yang dilakukakan:
- Akses http://mail.ovi.com dari hp anda. Tentunya anda harus sudah mempunyai account OVI.
- Add device. Pada langkah ini anda masukkan jenis HP anda dan masukkan no handphone anda (saya memakai kartu halo).
- Selanjutnya akan muncul nomor pin security (4 digit) yang harus dimasukkan waktu anda membuka sms yang dikirim dari Nokia
Nah, problemnya adalah SMS ini tak kunjung tiba. Kemungkinan ini memang masih bemasalah karena di FAQ sudah ada dicantumkan bagaimana kalau SMS dari Nokia ini tidak kita terima. Karena untuk sinkronisasi diperlukan beberapa informasi yang diperlukan untuk setup awal.
Berkat bantuan om google saya menemukan contoh setting manual sinkronisasi OVI dengan handphone seperti di bawah. Namun sayangnya sampai saaat ini belum berhasil. Ada pesan error username atau password salah. Padahal saya sudah memasukkan user dan password OVI dengan benar.
Sync profile name: Ovi.com
Connection Settings
==================
Server Version: 1.2
Server ID: My Nokia Backup
Data bearer: Internet ( i use it over wifi)
Access point: Always ask (you change this if you like)
Host address: https://sync.ovi.com/services/syncml
Port: 443
User name:
Password:
Allow sync requests: Yes
Accept all sync requests: No
Network authentication : No
Contacts
Include in Sync : Yes
Database in phone: C:Contacts.cdb
Remote database:./Contact/Unfiled
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Calender
Include in Sync : Yes
Remote database:./EventTask/Tasks
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Notes
Include in Sync : Yes
Remote database:./Note/Unfiled
Synchronisation type: Both ways (but i suggest you sync to server only to test the results first)
Oh ya, kalau ingin menambahkan account ke aplikasi push email (saya menggunakan Seven) gunakan setting berikut:
username : alamat email ovi
Incoming Mail Server : imap.mail.ovi.com
Outgoing Mail Server : smtp.mail.ovi.com
Mengikuti Undangan FGD Kompas
Pada hari Sabtu sore tanggal 5 September kemarin saya kebetulan mendapat undangan dari KOMPAS untuk mengikuti Forum Group Discussion (FGD) pembaca koran Kompas di Denpasar. .Ketika saya tanyakan bagaimana proses pemilihan pesertanya, Pak Titus dari perwakilan Kompas yang sekaligus memimpin diskusi ini menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan oleh tim riset pemasaran Kompas. Saya pun pada awalnya agak curiga jangan-jangan ini model baru penipuan melalui telepon yang memang marak belakangan ini. Terus terang saya tidak pernah menyampaikan nomor handphone saya ke Kompas. Pada waktu mulai berlangganan pun saya tidak memberikan nomor hp saya.
Pada waktu saya datang acara sudah dimulai. Saya memang datang terlambat datang sekitar 45 menit. Rupanya pada waktu saya belum datang ada acara perkenalan diri dari masing-masing peserta yang jumlahnya sekitar 10 orang. Berhubung acara ini bertepatan dengan bulan puasa, acara diskusi baru dimulai setelah break buka puasa. Pada saat acara buka bersama ini saya sempat ngobrol dengan peserta diskusi yang lain yang ternyata profesinya cukup beragam. Ada yang berprofesi sebagai guru, dosen, pegawai pemerintah, pegawai swasta, dokter dan yang lainnya.
Kurang lebih jam 7 malam acara diskusi sesi kedua dilanjutkan. Topik diskusi yang pertama adalah berbagi pengalaman tentang awal mula kita mengenal/membaca Kompas. Hampir sebagian besar peserta telah membaca Kompas lebih dari 10 tahun. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang hal-hal yang positif tentang Kompas dan hal-hal yang negatif tentang Kompas. Salah satu kekurangan dari Kompas yang disampaikan oleh peserta adalah minimnya content lokal (seperti Radar Bali di Jawa Pos). Sebagai informasi, mulai bulan April lalu, Kompas sudah melakukan cetak jarak jauh untuk Bali. Hal lain yang juga banyak dikeluhkan oleh peserta adalah menurunnya kualitas waktu pengantaran koran. Kalau pada waktu-waktu awal, koran sudah sampai di rumah antara jam 6 – 7 pagi, akhir-akhir ini seringkali datangnya setelah jam 8 pagi. Hal ini sangat disayangkan karena sebagian besar pembaca adalah pekerja kantoran yang biasanya berangkat kerja sebelum jam 8 pagi. Ini masukan yang cukup berharga untuk meningkatkan kinerja agen Kompas di Bali.
Walaupun de facto Kompas adalah koran nasional terbesar di Indonesia tapi upaya untuk mengenal lebih dekat selera konsumen dengan melakukan forum diskusi ini ataupun dengan cara-cara lain rasanya memang perlu dilakukan apalagi saat ini media cetak mendapat gempuran dari media pemberitaan online (Internet).
Promosi Canon EOS 500D Yang Membingungkan
Pada harian Kompas edisi Minggu, 6 September 2009 ada iklan promosi kamera Canon EOS 500D. Untuk daerah Bali ada 2 nomor telpon yang bisa dihubungi yaitu Prodigital di 7923080 dan Sinar Foto 222850. Segera saya coba hubungi kedua nomor itu untuk informasi lebih lanjut. Ketika saya hubungi nomor Sinar foto tidak ada yang menjawab. Ok. Saya pikir karena ini hari minggu sore mungkin tokonya sudah tutup. Lalu saya coba hubungi nomor telpon yang satunya. Kali ini saya mendapat jawaban mailbox Telkok flexi. Kemudian saya coba hubungi 108 untuk menanyakan nomor telpon toko Sinar Foto karena setahu saya mereka tetap buka di hari minggu. Saya berhasil menghubungi toko Sinar Foto (tetapi di nomor yang di atas). Kata petugas yang jaga, tidak ada promosi Canon EOS di Sinar. Owh….
Karena penasaran, hari ini saya coba lagi menghubungi 2 nomor di atas. Nomor 222850 masih tidak ada yang menjawab (ada suara seperti mesin fax) dan yang Prodigital masih mailbox.
Beberapa waktu lalu sempat juga ada kejadian yang mirip seperti ini tapi yang dipromosikan waktu itu adalah HP. Waktu itu malah kita sudah datang ke tokonya sambil membawa guntingan koran, tetapi pelayan toko bersikeras bahwa tidak ada promo seperti yang diiklankan di koran. Nah lho….
Free wifi di Bengkel Agung Automall
Banyak cara untuk membuat pelanggan betah dan tetap loyal. Salah satunya adalah dengan menyediakan akses internet gratis (free wifi). Sebelumnya free wifi ini hanya bisa ditemui di mall-mall atau di cafe-cafe. Kini bengkel pun tidak mau ketinggalan. Bengkel Agung Automall Denpasar yang merupakan salah satu bengkel resmi Toyota di Bali pun mulai menyediakan free hotspot (wifi) di ruang tunggunya. Sebelumnya di sini sudah ada siaran TV kabel dan fasilitas pijat refleksi gratis.
Khusus selama bulan puasa ini, anda bisa mendapatkan diskon tambahan untuk biaya jasa sebesar 5% (diskon mudik). Padahal saya ngga mudik kemana-mana lho
. Pada hari-hari biasa, diskon hanya 10% untuk spare part dan jasa kalau anda melakukan booking sebelumnya dan masuk bengkel setelah jam 1 siang.
Berhenti Langganan Speedy (sementara waktu)
Akhirnya saya putuskan untuk berhenti langganan Speedy untuk sementara waktu. Alasaannya:
Beberapa kali mengalami gangguan dan penanganannya cukup lama. Bahkan bisa sampai 1 minggu. Kronologisnya, kalau ada gangguan kita hubungi call center 147. Keesokan hari datang teknisi ke rumah. Setelah dicek katanya ada gangguan di jaringan fisik bukan di Speedynya. Ok. Setelah teknisi pergi, ternyata telpon malah ngga bisa dipakai baik telpon keluar maupun untuk menerima. Ok-lah, kita masih ada handphone untuk komunikasi.
Besoknya datang lagi teknisi yang lain. Kali ini mereka bilang dari bagian jaringan. Telpon bisa digunakan lagi baik untuk menelpon keluar dan menerima panggilan. Teknisi ini pun konfirmasi ke saya bahwa jaringan telpon sudah kembali normal. Ketika saya tanya, speedynya sudah bisa konek apa belum, katanya itu bukan bagian dia. Ada bagian lain yang menangani.
Saya memang tidak menghubungi 147 lagi dan memutuskan sementara layanan speedy saya. Disamping karena alasan gangguan di atas juga atas pertimbangan beberapa hal:
1. Harga paket masih yang lama. Paket personal dengan biaya 200 ribu / bulan dengan quota 1 GB. Sementara di daerah Jabodebatek sudah berlaku tarif baru yang kalau ngga salah untuk harga segitu dapat quota 3GB. Dengan speed yang mendekati 1Mbps, seringkali quota 1GB sudah habis di pertengahan bulan. Akhirnya tiap2 bulan seringkali harus membayar over quota yang besarnya Rp 500 / MB. Kalau ada kelebihan pemakaian 100 MB saja, anda harus mengeluarkan ekstra 50 ribu.
2. Menggunakan alternatif Telkomsel Flash unlimited (125 ribu per bulan). Walaupun speed dibatasi sampai maximum 256 kpbs, untuk browsing sudah mencukupi.
Diluar masalah gangguan yang mungkin saja diakibatkan oleh buruknya jaringan kabel di rumah, kecepatan speedy 1 Mbps sudah sangat memadai. Saya masih menunggu diterapkannya harge paket baru di wilayah Bali dan sekitarnya.
Listrik Pra Bayar
Karena kebutuhan yang meningkat kami memutuskan untuk menaikkan daya listrik di rumah. Pengurusan administrasi kita percayakan ke instalatir yang sudah biasa membantu kita memperbaiki kerusakan jaringan listrik di rumah. Kebetulan masih saudara jauh juga.
Alhasil setelah penambahan daya, meteran diganti menjadi meteran pra bayar (merk Actaris). Menurut keterangan instalatir, untuk pelanggan yang minta penambahan daya saat ini hanya tersedia untuk yang pra bayar.
Sistem listrik pra bayar ini seperti layaknya telpon pra bayar. Kita harus membeli daya (beli voucher) di depan. Kalau quota sudah habis listrik langsung padam. Sampai saat ini saya baru membeli voucher sebanyak dua kali. Tarif per kwh sebesar 966 rupiah. Untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya saat ini baru tersedia 3 counter penjualan voucher yaitu di PLN depan Tiara Dewata, PLN Kapal dan PLN Kuta. Dan pembelian voucher hanya bisa dilakukan secara tunai.
Kita mengharapkan ke depan, PLN bisa membuka payment point yang lebih banyak serta cara pembelian voucher yang lebih banyak misalnya via internet banking, bisa dengan kartu debet/kartu kredit.
Sangat disayangkan juga minimnya informasi tentang listrik pra bayar ini. Saya coba cari informasi di website PLN dan PLN Bali . Tidak ada informasi yang lengkap tentang listrik pra bayar. Yang saya perlu tahu adalah apakah dasar penerapan tarif 966 rupiah per kwh ini? Kenapa tarif ini lebih mahal dari tarif pasca bayar (650 per kwh)? Apakah meter pra bayar ini sudah dikalibrasi dengan benar? oleh lembaga apa?
Semestinya tarif pra bayar lebih murah karena PLN sudah mendapatkan dana pelanggan di awal. PLN juga tidak perlu petugas cater (pencatat meter). Mudah-mudahan PLN bisa lebih transaparan lagi. Kalau PLN bisa lebih efisien dengan sistem ini. Mestinya konsumen juga menikmati hal yang sama.
Satu lagi yang perlu diperhatikan, catatlah posisi pemakaian terakhir dari pemakaian meteran listrik anda sebelum diganti dengan meteran digital. Kami mempunyai pengalaman yang buruk karena lupa mencatat posisi terakhir meteran. Tiba-tiba setelah 2 bulan kami mendapat surat tagihan yang jumlahnya 3 kali lipat dari tagihan/pemakaian normal. Karena tidak punya bukti yang kuat kami pun tidak punya pilihan lain dan terpaksa harus membayar.




Recent Comments