Jones Notes

Post or Not Post That is the Question.

Archive for the ‘GNU/Linux’ Category

Main-main dengan openSUSE versi 11.0

without comments

Sore ini saya iseng mampir ke kios koran. Sudah agak lama juga saya tidak beli koran/majalah. Baca berita cukup baca di internet atau nonton berita di tv. Kebetulan kemarin baru mulai Olimpiade Beijing, saya pengen baca berita tentang Opening Ceremony yang katanya cukup spektakuler. Saya beli Kompas.Kebetulan lagi di bagian majalah saya lihat ada majalah InfoLinux dengan bonus cd openSUSE 11 dan Fedora 9.

Singkat cerita, sore tadi saya ngoprek lagi notebook Thinkpad R40 (HD 30GB, RAM 512 MB) yang sudah terisi Ubuntu 8.04 (tanpa WIndows). Sebelumnya di notebook ini sudah pernah triple boot – Win-XP/Ubuntu/openSUSE 10. Tanpa ragu lagi saya masukkan dvd openSUSE. Bagian criticalnya adalah pada waktu memilih di partisi mana openSUSE akan diinstall. Sebelumnya, partisi di notebook ini ada 3. Satu partisi root (/) , partisi /home dan swap. Supaya bisa dual-boot Ubuntu/opensuse. Partisi yang kedua (/home) saya resize dari 20 GB menjadi 6 GB. Sisa 14 GB saya gunakan untuk partisi openSUSE. Partisi swap bisa disharing.

Proses instalasi relatif cepat (kurang dari 20 menit). Saya sengaja memilih instalasi default. Secara umum saya cukup terkesan dengan openSUSE:

1. Instalasi default sudah ada LIferea (RSS feed reader) dan Pidgin (IM client). Kalau di Ubuntu kita harus mendownload paket ini.

2. Desktop effect (compiz) langsung bisa dinikmati. Di Ubuntu, untuk spec notebook tua saya ini, Desktop effect tidak jalan :( . Walaupun ada berbagai solusi yang saya temui di forum-forum sampai saat ini compiz tidak berhasil di Ubuntu.

3. Tidak rakus makan resources (memory dan cpu). Paling tidak untuk desktop GNOME. Saya belum coba yang versi KDE.

Sementara itu dulu. Saya mau explore lagi lebih lanjut.

Web Komunitas openSUSE Indonesia.

Written by sumardika

August 10, 2008 at 12:02 am

Posted in GNU/Linux, Ubuntu

Tagged with ,

Unbreakable Linux for Free

without comments

Mengikuti jejak ubuntu mengirimkan CD Ubuntu ke seluruh dunia secara gratis, Oracle dengan Unbreakable Linuxnya melakukan hal yang sama. Silakan klik link di bawah ini untuk registrasi.

Get Unbreakable Linux.

Technorati Tags: ,,

Written by sumardika

May 30, 2008 at 4:59 pm

Posted in GNU/Linux

Fedora di Grand Seasons Hotel KL

with 5 comments

gs001Gambar di sebelah kiri ini adalah terminal Linux client (Fedora) yang terpasang di bilik hotel Grand Seasons tempat saya menginap waktu berkunjung ke Kuala Lumpur beberapa waktu yang lalu. Konon hotel ini adalah hotel tertinggi di KL.

Ini adalah kali pertama saya melihat terminal (PC) yang disediakan di kamar hotel untuk mengakses internet. Biasanya hotel hanya menyediakan koneksi (kabel UTP) dan kita bisa akses dari notebook sendiri. Ada juga yang menyediakan voucher wi-fi tapi hanya bisa diakses di lobby saja.

Walaupun menurut resepsionis kita dicharge 15 ringgit untuk 1 jam pemakaian, pada waktu check out saya tidak kena biaya sama sekali alias gratis padahal saya online lebih dari 1 jam ? Mungkin billingnya ngga jalan atau memang fasilitas ini free..

Yang jelas langkah ini adalah langkah maju. Saya kurang tahu apakah hotel2 di Indonesia sudah mulai menyediakan fasilitas serupa. Maklum saya juga jarang2 nginep di hotel kecuali ada tugas kantor :)

Written by sumardika

May 26, 2008 at 5:59 pm

Posted in GNU/Linux, Internet

Ubuntu ‘Hardy’ on Thinkpad R40

with 2 comments

Melihat kiriman CD Ubuntu Hardy di laci meja kerja (minggu sebelumnya saya ada tugas keluar kantor) nafsu untuk ngoprek Linux kumat lagi. Sebelumnya saya berusaha untuk upgrade dari 7.10 ke 8.04 tapi gagal. Karena sudah tidak sabar lagi saya putuskan saja untuk install from scratch. Kalau sebelumnya pake dual boot dengan Win-XP kali ini saya putuskan untuk meng-ubuntu-kan Thinkpad R40 saya. Toh Win-XP masih ada di laptop kantor. Mungkin juga gara-gara dual-boot ini upgrade dengan alternate CD gagal. Tapi tak tahulah. Lagi males ngoprek danbaca2 forum. Sebelumnya data-data sudah diamankan ke CD jadi kalau mau di format ulang total ngga apa-apa. Lagian ini buat persiapan untuk coba upgrade ke 8.10 nantinya.

Seperti biasa tidak ada hambatan yang berarti pada waktu proses instalasi alias lancar-lancar saja. Yang perlu dicatat pada waktu melakukan partisi ulang, jangan lupa untuk memisahkan partisi untuk root ( / ) dan /home.

Semua peranti dikenal dengan baik. USB, trackpad, Sound card, VGA card semuanya ok. Hanya ada satu yang masih mengganjal. Saya belum bisa pakai compiz :( . Saya lagi baca-baca artikel ini untuk solve masalah ini.

Sampai saat ini aplikasi masih yang default. Baru nyoba Firefox 3 beta 5 dan Evolution. Firefox 3 beta feelingnya jalan lebih cepat tapi ada beberapa extension yang belum tersedia misalnya del.icio.us button dan google toolbar.

Ada tips menarik untuk mempercepat download file repositories. Link artikelnya ngga ketemu. Kurang lebih caranya sebagai berikut, dari menu Snaptic Package Manager, pada menu server pilih other dan selanjutnya pilih ‘Select Best Server’.

Pada kasus saya yang paling baik ternyata dari http://indika.net.id!

Ok. Selamat ngoprek !

 

Written by sumardika

May 22, 2008 at 4:06 pm

Posted in GNU/Linux, Ubuntu

How to install Flock in Ubuntu

without comments

First, you need to download the latest linux version here. (No deb package available at the moment).

Open a terminal window and enter the following:

tar -C /home/yourusername -xzvf flock-*.linux-i686.tar.gz

To put on a Desktop entry, open an editor (e.g: gedtt):

gedit /home/yourusername/Flock.Desktop


[Desktop Entry]

Version=1.0

Encoding=UTF-8

Name=Flock

Comment=Flock Web Browser

Exec=”/home/yourusername/flock/flock”

GenericName=Flock Web Browser

Icon=/home/yourusername/flock/icons/mozicon128.png

Path=$HOME/flock

StartupNotify=true

Terminal=false

TerminalOptions=

Type=Application

X-KDE-SubstituteUID=false

X-KDE-Username=

Categories=Network;Application;

GenericName[en_US]=Flock Web Browser

source : flock

Written by sumardika

July 26, 2007 at 5:45 am

Posted in GNU/Linux

Linux Desktop looks like OSX

without comments

Here is the nice article on imitating Linux desktop (ubuntu) to look like OSX.

Written by sumardika

May 8, 2007 at 11:34 pm

Posted in GNU/Linux

Install Webmin on Ubuntu 6.10 server

without comments

Step by step guide berikut disarikan dari ICTfreak.

1. sudo su (berubah ke user ‘root’)

2. apt-get install libnet-ssleay-perl smbfs

3. cd /usr/local

4. mkdir webmin

5. cd webmin

6. wget http://switch.dl.sourceforge.net/sourceforge/webadmin.webmin-1.210.tar.gz

7. tar zxvf webmin-1.210.tar.gz

8. cd webmin-1.210

9. sh setup.sh

Pada saat proses instalasi akan tampil beberapa pertanyaan. Tekan [enter] untuk menerima nilai default.

Setelah selesai instalasi webmin dapat diakses di:

https://<ipaddress>:10000/

webmin

Written by sumardika

May 5, 2007 at 12:14 pm

Posted in GNU/Linux, Ubuntu

Instalasi LAMP Server pada Ubuntu 6.10

without comments

Ringkasan Instalasi diambil dari link di Debian Admin.

Untuk mengubah setting IP address dari DHCP (default) ke static, edit file interfaces di directory /etc/network.

#vi /etc/network/interfaces

interfaces

Langkah berikutnya adalah melakukan update repository

$sudo apt-get update

Jika server ubuntu anda tidak terkoneksi langsung ke internet (melewati proxy), pada waktu proses instalasi anda perlu menginput alamat proxy

http://[user]:[passwors]@[proxy_server]:port/

Setting proxy ini dapat juga diedit di directory /etc/apt

#vi /etc/apt/apt.conf

Catatan: kadang-kadang perlu ditambahkan setting proxy di file bash.bashrc jika proxy menggunakan ISA server.

#vi /etc/bash.bashrc

export http_proxy=”http://[user]:[passwors]@[proxy_server]:port/

Written by sumardika

May 3, 2007 at 1:59 am

Posted in GNU/Linux, Ubuntu

Tagged with

e-magazine (free)

without comments

Full circle is new free e-magazine specialised on Ubuntu, Open source. Link from here

Another free magazine can be found here:
- Free software magazine
- o3 magazine
- pclinuxos magazine

 

Written by sumardika

April 17, 2007 at 2:02 pm

Posted in GNU/Linux

Ubuntu 6.06 – openSUSE 10.2 – SimplyMEPIS 6.0 – Mandrake 10.0

without comments

Aktifitas ngoprek Linux bergairah lagi setelah koneksi Speedy tersambung.

So far, Speedy bisa koneksi ke Windows (dual booting on Thinkpad R40), tapi belum bisa ke Linux :(

Coba-coba berbagai distro untuk melihat kemampuan mendeteksi hardware plus boros tidaknya komsumsi memory. Sementara tampilan dan fitur-fitur yang lain belum jadi perhatian.

Untuk urusan memory, ternyata openSUSE dan SimplyMepis paling boros. Dengan pilihan instalasi default konsumsi memory hampir 400MB…masih untung memory yang terunstall di Thinkpad 512MB…kalau cuma 256 or 128 apa bisa jalan ya??

Mandrake 10 (now Mandriva) lumayan hemat, tapi yang paling hemat apa lagi kalau bukan Ubuntu (6.06 Dapper Drake).Untuk instalasi default Ubuntu hanya perlu 90MB….wow…

Setelah pilihan jatuh ke Ubuntu..tugas berikutnya adalah connect ke internet from Ubuntu….setelah baca forum/googgling belum juga solved. Yang jadi pertanyaan, kalau ada hardware yang bermasalah…kenapa dengan Windows bisa jalan…..There must be something wrong on the configuration…..??!!!

Don’t give up…….

 

Written by sumardika

January 12, 2007 at 4:46 pm

Posted in GNU/Linux, Ubuntu

Tagged with